Viar Motor gelar pelatihan berskala international libatkan 12 peserta dari Negara Pasifik

925b07bd-2382-466a-b62b-c9bcbf6d0ff2

Triangle Motorindo Bersama Kementerian Luar Negeri Bersama dan Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Semarang menyelenggarakan International Workshop di Bidang Teknis Otomotif Kepada 12 Peserta Perwakilan Negara Pasifik.

Semarang, Jawa Tengah – PT. Triangle Motorindo turut berkontribusi dalam rangka mendukung Pemerintah Republik Indonesia untuk memberikan bantuan kepada 12 Peserta Perwakilan Negara di Kawasan Pasifik melalui Program Capacity Building yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia .

Dengan tema International Training on Automotive Technician for Pacific Countries, Program Capacity Building merupakan sejumlah kegiatan pelatihan(workshop) pada bidang teknik yang dilaksanakan di dua tempat yakni Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) kota Semarang dan pabrik Viar Motor di Semarang, Jawa Tengah dari tanggal 9 hingga 16 November 2015.

Kegiatan Program Capacity Building dikuti 12 peserta dari Negara-negara di Kawasan Pasifik yaitu Fiji, Papua Nugini, Kepulauan Salomon, Nauru, Palau, serta mengikutsertakan perwakilan masyarakat  dari Jayapura, Indonesia di wilayah perbatasan Indonesia  dan Papua Nugini.

Triangle Motorindo selaku Principal merek Viar Motor sebagai satu-satunya produsen di bidang otomotif yang diberikan kepercayaan oleh Direktorat Kementerian Luar Negeri untuk memberikan bimbingan dan pelatihan teknik permesinan, kelistrikan dan perakitan sepeda motor kepada para peserta pelatihan.

Corporate Manager PT. Triangle Motorindo, Deden Gunawan mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri yang telah memberikan kesempatan kepada Viar Motor sebagai salah satu narasumber untuk mendedikasikan keahliannya dalam menyiapkan sumber daya manusia dalam pengembangan industri otomotif pada pelaksanaan Program Capacity Building.

“Kedepan, Kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat membuka jalan untuk terjalinnya kerjasama antara Viar Motor dengan negara-negara lain,” ujar Deden Gunawan.

Pelaksanaan Program Capacity Building diawali dengan opening ceremony bertempat di Gedung Kementrian Luar Negeri, Jakarta Pusat (09/11) dihadiri jajaran Kementerian Luar Negeri, peserta, dan perwakilan dari Viar Motor.

Usai opening ceremony, para peserta mengunjungi Kantor Pusat Viar Motor di Sunter, Jakarta Utara untuk meninjau secara langsung proses pengecekan unit kendaraan sebelum dikirim ke dealer yang tersebar diberbagai wilayah di Tanah Air. Pada kesempatan yang sama para peserta juga mendapat informasi visi dan misi serta program – program kedepan Viar Motor.

Setelah mengunjungi Kantor Pusat Viar Motor, para peserta berangkat menuju Semarang untuk mengikuti pelatihan di BBPLK dan pabrik Viar Motor yang berada di Semarang, Jawa Tengah.

Terkait kerjasama dengan Viar Motor, Direktorat Kerjasama Teknik Kementerian Luar Negeri, Neti Rahmi mengatakan,” Viar Motor merupakan salah satu produsen otomotif lokal yang sedang berkembang. Bersama pelaksanaan Program Capacity Building , Kami turut memperkenalkan produk roda tiga Viar Motor kepada peserta pelatihan sebagai moda transportasi alat angkut untuk membantu masyarakat  di pedesaan.”

Lebih lanjut Neti menjelaskan, seperti diketahui, negara di wilayah Kawasan Pasifik sebagian besar kondisi geografisnya sama halnya dengan geografis diberbagai wilayah di Indonesia, dimana mayoritas masyarakatnya bertempat tinggal di daerah pedesaan.

Dengan adanya peningkatan pembanguan infrastruktur prasarana dan sarana  transportasi  didaerah pedesaan diharapkan dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat sebagai upaya mempercepat pembangunan ekonomi daerah yang efektif dan kokoh. Masyarakat dapat menggunakan jalan sebagai sarana mendukung aktifitas dan mobilitasnya seperti mengangkut dan pemasaran hasil pertanian guna meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

Ditambahkan oleh  Neti, “Tujuan dari pelatihan ini merupakan salah satu upaya memperkuat hubungan diplomasi Republik Indonesia di kawasan Pasifik Selatan khususnya terkait dukungannya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemerintah Republik Indonesia  terus mempererat kerja sama dengan negara-negara di Pasifik Selatan, salah satunya adalah melalui bantuan Program Capacity Building,”

Pelaksanan Program Capacity Building merupakan komitmen dari Pemerintah Indonesia dengan mengalokasikan donasi sebesar USD 20 juta pada Program Capacity Building bagi negara-negara Pasifik termasuk negara-negara Melanesian Spearhead Group (MSG) untuk 5 (lima) tahun kedepan (2015 – 2019) seperti yang telah disampaikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada pertemuan Pacific Islands Development Forum (PIDF) bulan Juni tahun2014.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *