Jonathan Gibson, solo riding Royal Enfield 350cc tahun 1969 “Sydney – London 18 bulan”

IMG_5118

Tak disangka kehadiran StephenLangitan.com | MotoBikerz.com selama berada di Inggris pekan lalu, 11-14 September 2015 bisa bertemu dengan rider Royal Enfield asal Asutralia. Ya, dia adalah Jonathan Gibson yang baru saja menyelesaikan misi solo riding dengan motor tua ROYAL ENFIELD 350cc tahun 1969, mampu menuntaskan perjalanan 18 bulan melintasi 22 negara, dari Sidney hingga London.

Anak muda yang tadinya bekerja sebagai bartender di Sydney, Australia terimpirasi mau menjalankan solo turing karena latar belakang dari kakek dan orang tua-nya yang juga sudah sering melakukan turing jarak jauh.

I am the 5th generation to ride an Enfield, and I was aware that my grandfather rode a post-war 350 Bullet. I liked old bikes. Then one day I was siting in an office… I made the call to do a trip. Combine a few things I love. Old bikes, travel, meeting people and put it in action while raising money for charity. A few months later I left Sydney.

Lebih gilanya, Jonathan Gibson tak takut menggunakan motor ROYAL ENFIELD tahun 1969 milik kakeknya untuk dijajal walaupun pada akhirnya ia harus lima kali mengganti piston karena mengalami kerusakan mesin selama perjalanan di tahun 2014-2015.

Dalam obrolan santai dengan kami selama lima hari berada di Inggris, ia menceritakan bagaimana suka dukanya saat melintasi negera Indonesia, bahkan ia mencoba mengingat-ngingat kembali beberapa kata bahasa.

Saya tidak bisa basaha. But I still remember with some Indonesian common words like a Piston, Platina, Mesin, Rem, Busi, Minyak, Oli, Bagus, Tidak Bagus which relating to my Enfield.

Selama melewati negara Indonesia, ia mengakui keberadaan klub dan komunitas motor yang ada di negara Indonesia telah banyak membantu. Iapun menunjukan baju t’shirt yang ia kenakan, yaitu sebuah klub motor asal Bali yang bertuliskan “Frankenfreak Everyone Who Loves Motorcycles”. Ia sebut klub-klub motor di Indonesia sangat bersahabat dan ia berjanji berusaha akan datang lagi ke Indonesia pada suatu saat.

Saat kami makan pagi bersama di hotel pada hari Senin,14/9/15 yang merupakan hari terakhir perjumpaan kami di Inggris, ia mengatakan bahwa memiliki motor ROYAL ENFIELD itu sangat membanggakan, apalagi jika sepeda motor itu semakin tua maka akan semakin menarik. Lebih-lebih, jika motor itu sudah dipakai turing jarak jauh melintasi banyak negara, ceritanya akan lebih banyak lagi.

Oleh karena itu, tak heran jika pabrik ROYAL ENFIELD yang saat ini berada di negara India, dari dulu sampai sekarang masih tetap mempertahankan desain motor Royal Enfield dengan model-modelnya klasik, karena memang memiliki keunikan serta sejarah yang tinggi.

Info lengkap tentang perjalanan Jonathan Gibson, silahkan membuka website http://www.theanswerisalwaysyes.co/

Please follow and like us:

2 thoughts on “Jonathan Gibson, solo riding Royal Enfield 350cc tahun 1969 “Sydney – London 18 bulan”

  1. […] Jonathan Gibson, solo riding Royal Enfield 350cc tahun 1969 “Sydney – London 18 bulan” http://stephenlangitan.com/archives/103090 […]

  2. nice post i really like it

Leave a Reply