Sirkuit Sentul: Butuh Perhatian Dari Semua Pihak!

Butuh perhatian dari semua pihak.

Jakarta, 26 Desember 2009. Rasanya memang sudah lama tak bermain ke area Sirkuit Sentul, dan beruntung menutup tahun 2009 ada sebuah kesempatan baik untuk menjajal Sirkuit Sentul melalui acara balapan Ducati Fun Race.

Terkesan ada cukup banyak perubahan yang bisa terlihat pada wajah Sirkuit Internasional Sentul yang dikenal sebagai sarana utama balapan motor dan mobil yang terletak di wilayah Citeureup Kabupaten Bogor, atau tepatnya 42 kilometer dari Gerbang Tol Jakarta menuju Bogor.

Perubahan yang terlihat adalah kondisi sirkuit yang sepertinya butuh biaya untuk perbaikan dan pemeliharaan. Sebagian atap bagian tribune penonton terlihat bolong yang konon atap bangunan ini dalam tahap renovasi. Menurut agenda tahun 2010, sirkuit ini bakal punya banyak acara kejuaraan balap motor dan balap mobil, baik seri lokal maupun internasional di level ASIA (lihat agenda acara tahun 2010 di bawah).

Sirkuit Sentul sebenarnya relatif sangat sederhana, hanya saja sirkuit tetap saja membutuhkan perhatian dari semua pihak untuk pemeliharaan gedung, baik untuk tribune, paddock dan trek/jalur balap itu sendiri. Hal ini terungkap melalui pernyataan Tinton Soeprapto, mantan pembalap nasional yang dikenal sebagai pimpinan Sirkuit Sentul dibawah perusahaan PT Sarana Sirkuitindo Utama.

Tinton Soeprapto (paling kanan), Direktur PT Sarana Sirkuitindo Utama

Pada pertemuan atau brifieng dengan pembalap motor Supersport dan Superbike (Jumat, 18/12/09) yang ketika itu Tinton menanyakan kepada pembalap yang hadir diruangan:

Apakah Sirkuit Sentul memang masih diperlukan?

Apakah Sentul memang masih ingin dipakai oleh pembalap?

Tentu saja kedua pertanyaan tadi dijawab iya oleh semua yang hadir. Tinton pun langsung menunjuk atap tribune penonton dan juga memaparkan rencana pembangunan hotel di kawasan Sentul. Maksudnya, disini pihak pengelola masih butuh biaya yang besar dan juga perhatian dari semua pihak jika Sirkuit Sentul memang masih diharapkan dan dipakai oleh semua pembalap nasional.

Apa yang dinginkan oleh Tinton adalah sebuah perhatian dari kita semua, antara lain dimulai dari kalangan promotor, pembalap, pemerintah dan juga dari penonton. Nah.. bagi para pengunjung/penonton ataupun dari tim balap cukup dimulai dengan perhatian atau hal-hal yang  sifatnya kecil, antara lain parkir mobil di tempat yang benar, buang sampah ditempatnya (jaga kebersihan), dan pakai sepatu (jangan pakai sendal di area paddock apalagi yang masuk  ke trek balap).

SEKILAS LINTASAN SIRKUIT SENTUL

Lintasan Sirkuit Sentul.

Trek Sirkuit Sentul dengan panjang 4.12 km cukup dikenal memiliki trek yang lebar dengan lintasan yang besar, memungkinkan pembalap dapat memacu dengan kecepatan maximum balapan. Hanya saja, pada jalur trek ada banyak tambalan aspal yang terasa licin sehingga perlu extra hati-hati.

Sentul memiliki panjang 900 meter trek lurus utama yang memungkinkan pembalap bisa memacu kecepatan hingga 300 km/jam sebelum melambat untuk masuk ke tikungan lebar kekanan sebagai tikungan 1. Pengalaman penulis memacu Ducati Multi Strada 1000DS pada trek lurus 900 meter yang persis berada didepan pit atau tribune penonton cukup dengan kecepatan 180km/jam s/d 200km/jam (lihat artikel ini).

Setelah melewati tikungan besar ini, pembalap kembali masuk jalur lurus pendek dan memasuki wilayah tikungan dengan huruf U. Dari tikungan U tadi, motor bisa dipacu lagi dengan kencang melewati trek lurus dan sedikit agak ke kiri, tapi setelah itu masuk lagi pada tikungan S kecil yang harus pelan.

Lewat dari tikungan S kecil tancap gas lagi, dan bersiap masuk tikungan S besar. Setelah itu kecepatan ditambah dan bersiap masuk pada tikungan U besar untuk memasuki lintasan lurus 900 meter. Silahkan lihat gambar sirkuit untuk mempermudah gambaran ini.

Secara geografis, Sirkuit Sentul terletak di daerah perbukitan dan sedikit lebih dingin dari kota tropis Jakarta. Namun, trek balap ini terasa sangat panas di bawah sinar matahari langsung. Hal ini juga lembab dan basah juga. Yang perlu di catat, wilayah Bogor memiliki curah hujan cukup tinggi, dan Sentul kadang sering diguyur hujan. Melihat karakter semacam ini, sering kali menyebabkan kesulitan bagi pembalap yang datang dari Eropa atau negara Barat lainnya.

EVENT CALENDAR 2010

  1. 21-22 Februari: Super Star Touring Championship (International Event) – tbc (to be confirmed)
  2. 20-21 Maret: Balap Motor INDOPRIX – Seri 1
  3. 27-28 Maret: Sentul Dragrace & Dragbike – Seri 1
  4. 10-11 April: Balap Mobil – Seri 1
  5. 17-18 April: Balap Motor INDOPRIX – Seri 2
  6. 08-09 Mei: Sentul Dragrace & Dragbike – Seri 2
  7. 22-23 Mei: Balap Mobil – Seri 2
  8. 19-20 Juni: Balap Mobil – Seri 3
  9. 26-27 Juni: FIM ASIA (International Event) – tbc
  10. 03-04 Juli:  Sentul Dragrace & Dragbike – Seri 3
  11. 17-18 Juli: Asian Festival of Speed (International Event) – tbc
  12. 31/7 – 01/08: Balap Mobil – Seri 4
  13. 02-03 Oktober: Balap Mobil – Seri 5
  14. 16-17 Oktober: Sentul Dragrace & Dragbike – Seri 4
  15. 20-21 November: World Series Championship (International Event) – tbc
  16. 04-05 Desember: Balap Mobil – Seri 6
  17. 18-19 Desember: Sentul Dragrace & Dragbike – Seri 5

UP DATED PER 24/2/2010 (Sumber: Blog [Berbagi] Ardy Berlianto)

PHOTO GALLERY (18-20 Desember 2009)

Briefing dengan pengelola Srikuit Sentul, Jumat 18/12/2009.
Ya. Kami masih butuh Sirkuit Sentul! Ujar pembalap Supersport & Superbike

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Subscribe / Share

SL.com tagged this post with: Read 1951 articles by

One Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Advertisement Medium

Advertisement General

Archives