Touring Ke Luar Negeri? Wajib Kantongi Dokumen CPD CARNET

FSEA 2015 Grand Tour 03

Harian Kompas hari ini (Selasa, 23/6/15) di halaman 24 memuat artikel tentang kegiatan Ferrari Owner’s Club Indonesia (FOCI) adakan Tur Lintas Negara di kawasan ASEAN. Tercatat ada sekitar 100-an kendaraan Ferarri dengan beragam model memeriahkan acara Ferrari Southeast Asia Grand Tour 2015 (FSEA Grand Tour 2015), yang digelar antara 28 Mei – 1 Juni 2015.

Ferrari Owners Club Indonesia (FOCI) bisa dibilang sukses menggelar tur lintas negara dari Singapura ke Malaysia. Yang jadi pertanyaan mobil seharga ratusan juta hingga milyar rupiah ini koq bisa di bawa turing ke LN? Apa saja syarat dan ketentuannya?

Setelah ditelusuri, sebenarnya acara ini bukan sekedar turing senang-senang belaka, namun ada misi dan visi dari IMI (Ikatan Motor Indonesia) yang bertujuan untuk memperkuat persahabatan penggemar otomotif diantara negara ASEAN melalui penggunaan dokumen Carnet de Passages en Douane (CPD Carnet), atau ijin masuk dengan kendaraan lintas negara yang kini jauh lebih mudah diperoleh.

Ya, melalui peraturan pemerintah tentang eksport/import barang sementara yang diterbitkan oleh PERATURAN MENTERI KEUANGAN RI NOMOR 228/PMK.04/2014 yang mulai berlaku dari tanggal 17 Februari 2015 lalu, kini para pemilik mobil dan sepeda motor di Tanah Air maupun yang datang dari luar negeri bisa mendapatkan kemudahan untuk urusan bea cukai (eksport/import).

Khusus untuk urusan memperoleh dokumen CPD Carnet Kendaraan Bermotor masih ditangani oleh IMI (Ikatan Motor Indonesia). Nah, untuk masbro yang ingin turing ke LN harus lebih dulu mengisi atau melengkapi formulir CPD Carnet melalui website IMI http://imi.co.id/id/ dan klik menu CPD – CARNET.

Apabila formulir permohonan disetujui maka jangan lupa membayar ongkos buku CDP Carnet seharga 20 EURO (sekitar Rp. 400 ribu) ditambah dengan Rp. 1 juta buat ongkos administrasi.

Singkat cerita mengurus dokumen CPD Carnet sekarang jauh lebih murah, ketimbang dengan prosedur sebelumnya dimana dahulu setiap peturing Indonesia disyaratkan menyediakan uang jaminan, bank garansi, atau deposit yang nillainya antara 25% hingga 75% dari harga faktur kendaraan.

Kalau begitu, kini setiap anggota klub/komunitas motor maupun mobil di Tanah Air sudah bisa berpergian ke negara tetangga membawa kendaraan sendiri. Btw, ongkos penyeberangan naik kapal dari Dumai atau dari Tanjung Balai ke Port Klang Malaysia (ini rute umum para peturing) harap jangan lupa ditanggung sendiri.

Please follow and like us:

Leave a Reply