Maserati Trofeo Seri Dunia 2014 berakhir dengan kemenangan bagi Calamia di Abu Dhabi

Kemenangan Mauro Calamia

 

Abu Dhabi (UAE), 18 Desember 2014 – Sirkuit Yas Marina di Abu Dhabi menjadi tuan rumah babak terakhir Maserati Trofeo Seri Dunia untuk tahun kedua berturut-turut. Ajang balapan akhir pekan ini akan berlangsung selama 12 jam.

Gelar Trofeo yang paling penting telah diberikan kepada: Mauro Calamia, setelah mengamankan Trofeio Europa di Silverstone bulan Juni, sehingga sudah pasti bahwa mahkota tahun 2014 sudah berhasil didapatkan sejak ronde di Shanghai, Cina.

Arena balap Uni Emirat Arab akan menyaksikan tiga putaran balapan, dan akan memberikan kesempatan kepada juara asal Swiss untuk menikmati parade kemenangan dan memutuskan untuk meraih gelar-gelar lain yang akan datang. Nasib mengenai beberapa piala, yaitu Trofeo Over 50, Pirellu Single Driver Cup dan Pirellu Twin Drivers Cup masih belum diketahui.

Balapan 1 menyaksikan Mauro Calamia, yang telah mengamankan gelar juaranya, menyusul Giorgio Senagiotto di garis finish yang memukau. Saat keadaan semakin dekat dan sengit, bintang asal Swiss ini terpaksa harus berhenti di sisi trek untuk mengatur ulang pengaturan transmisinya.

Namun meski demikian, Calamia mampu mengejar ketinggalannya dan menyusul pembalap terdepan, Senagiotto. Ia berupaya untuk merebut kembali posisi teratas dan terus melaju meraih kemenangan. Berdiri bersama Calamia di podium adalah Monti, muncul pertama kalinya di dalam seri ini. Posisi keempat dipegang oleh Lino Curti, yang terlihat di rumahnya di Abu Dhabi selama akhir pekan. Posisi berikutnya diraih oleh Mario Cordoni  dan Mauro Trentin.

Dua tabrakan mewarnai ajang balap 30 detik ini (di malam hari): yang pertama terjadi di belokan pertama dan melibatkan Giuseppe Fascicolo, Lino Curti (ditarik keluar), Carlo Curti, Mario Cordoni, dan beberapa mobil lainnya. Mobil pertolongan pertama keluar setelah insiden ini dan merombak urutan balapan ini. Saat ini Monti memimpin, di depan Andreas Segier, Mark Turley, lazetti dan Calamia.

Pada babak restart, di lap ke-3, sang juara mampu merebut posisi kedua saat Turley memojokkan dan menyusul Segler. Semua berjalan lancar namun mobil pertolongan pertama kembali dipanggil setelah Cordoni menabrak rintangan, untungnya tidak terluka. Saat menit demi menit terus berjalan, dan 75% ajang balap telah terlewati, panitia menyebutkan waktunya, dan memberikan kemenangan kepada Monti. Calamia di posisi kedua dan Segler di posisi ketiga.

Sebenarnya, berada di urutan ketiga adalah Turley, dan Niklas Lilja di urutan keempat, namun kemudian keduanya didiskualifikasi dengan drive through (sehingga dikenakan penalty 25 detik), karena menyalip saat ada mobil pertolongan pertama. Akhirnya, posisi keempat diraih oleh lazetti dari Stephane Panepinto, Simone Marchetti, Patrick Zamparini, Guy Fawe, Massimo Mantovani dan Roberto Ragazzi.

Ajang balap daya tahan 60’ menjadi ajang balap terakhir di musim ini. Ini menjadi ajang yang paling tangguh dan banyak pemula yang akhirnya tidak berhasil lolos: dari 26 Maserati Gran Turismo MC Trofeo yang berbaris di dalam grid, tidak semuanya berhasil sampai ke garis finish.

Maserati Trofeo 2014 dimulai dengan kemenangan oleh Mauro Calamia di Spa, Belgium, dan berakhir dengan cara yang sama pula. Dengan kemenangan terakhirnya di Abu Dhabi, Calamia telah menambahkan jajaran gelar di dalam daftar prestasinya.

Upacara penutupan seri balap ini diadakan di klub O1NE, dekat dengan sirkuit Yas Marina. Tempat ini memiliki atmosfir seni dan teknologi, berkat salah satu lukisan proyeksi 3D terbesar di dunia dan lukisan-lukisan karya 19 seniman.

Di tempat yang spektakuler ini, pria nomor satu di balik seri Maserati Trofeo, Roberto Bozzi memberikan penghargaan. Selain meraih gelar Juara Umum Dunia, Calamia juga mengantongi piala Trofeo Eropa, Pirelli Pole Position Award, dan Trofeo Under-30. Roberto Rayneri menerima penghargaan Trofeo Over-50, Massimo Mantovani menerima Pirelli Twin Drivers Cup dan Roberto Ragazzi menerima Pirelli Single Driver Cup.

Mauro Calamia: “Saya terkejut dengan hasilnya: Saya menang dengan marjin yang besar. Saya sempat gelisah di akhir stop karena saya tidak tahu posisi kedudukannya: Saya kita saya tidak memimpin lagi karena ekstra 20 detik. Artinya saya meminta banyak dari mobil ini dan mobil ini merespon permintaan saya, Untung saja Romain Monti tidak menguntit di belakang saya dan artinya saya bahkan lebih unggul lagi. Ini adalah cara terbaik untuk menutup musim balap yang fantastis”

Jadi Mauro Calamia meraih gelarnya di hall of fame Maserati Trofeo, mengikuti jejak Renaud Kuppens (pemenang di tahun 2013 dan 2012), David Baldi (2011) dan Pietro Zumerle (2010).

Kalender balap dan peraturan baru akan segera dipublikasikan tepat waktu di edisi keenam Maserati Trofeo Seri Dunia, yang akan diselenggarakan pada tahun 2015.

Hasil pertandingan 1:
1 Mauro Calamia – 30:45.474
2 Giorgio Sernagiotto – 30:46.668
3 Romain Monti – 30:47.193

Hasil pertandingan 2:
1 Romain Monti – 23:34.551
2 Mauro Calamia – 23:35.076
3 Andreas Segler – 23:37.122

Hasil pertandingan 3:
1 Mauro Calamia – 1:00:23.919
2 Romain Monti – 1:00:48.757
3 Lino Curti – 1:01:09.786

Penyerahan Penghargaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *