TT Isle of Belitung 2014 sukses digelar Ducati Superbike Owners

IMG_5790

Ajang “TT Isle of Belitung 2014” sukses digelar pada hari Sabtu, 24 Mei 2014 yang diselenggarakan Ducati Superbike Owners (DSO), serta mendapat dukungan langsung dari Pemerintah Provinsi Belitung, Bupati Belitung, Departemen Perhubungan Belitung, Kepolisian Belitung, Dinas Kesehatan Kab. Belitung yang menyediakan ambulance dan tim medis, dan para sponsor yang turut mendukung acara.

Event otomotif roda dua yang berlangsung di Belitung ini terimpirasi dari kegiatan tahunan “Isle of Man TT” yang sukses digelar sejak tahun 1907. Tak heran jika Bro Yose Ferdian selaku Ketua DSO bersama rekan-rekan memilih Belitung karena kondisi jalan yang memadai, dan mendapat persetujuan serta dukungan penuh dari pemerintah setempat.

TT Isle of Belitung 2014 mengambil lokasi di sebelah utara Tanjung Pandan, atau sekitar 35 KM dari lokasi penginapan peserta menuju lahan pantai yang dimiliki oleh Belitung Highland Resort yang sekaligus sebagai sponsor yang menyediakan sarana closing closing ceremony (penutupan acara) di pantai.

Jumlah para peserta TT Isle of Belitung 2014 sebanyak 12 riders, yang terdiri dari riders Ducati berjumlah 10 (jenis motor Ducati Superbike bervariasi), sedangkan 1 rider menunggang Honda CBR1000R dan seorang lagi naik Kawasaki Z1000. Sayang, di event ini tercatat ada 3 riders yang tidak menyelesaikan garis finish karena terjatuh.

Angkat Wisata Belitung

Acara ini digelar dalam rangka mengangkat wisata Belitung dimana kondisi jalanan umum di Belitung memang sangat memadai, antara lain memenuhi kriteria dan medannya pun sangat bervariasi seperti jalan mulus dengan beragam trek lurus, maupun jalan tikungan, melintas jembatan, melintas jalan bergelombang, dan sebagainya.

Motobikerz hadir dan ada dilokasi kegiatan  TT Isle of Belitung 2014 serta melihat sendiri rute yang akan dilewati perserta sepanjang 29 KM. Ternyata kondisi rute dan jalan TT Isle of Belitung 2014 ini membuat semangat motobikerz.com untuk mengajak rekan-rekan pemilik moge agar mau ikut serta dalam event berikutnya.

“Kita akan gelar acara serupa pada tahun depan, jadi TT Isle of Belitung 2014 ini akan menjadi ajang tahunan dan harapannya akan lebih banyak lagi peserta yang mau bergabung,” kata Bro Yose.

“TT Isle of Belitung 2014 memang baru pertama kali digelar dan tentu saja masih banyak kekurangan. Apalagi kami mulai bekerja untuk event ini hanya sebulan setelah mendapat persetujuan dari Pemprov Belitung. Jadi kami berharap kedepannya gelaran ini akan lebih baik lagi dengan bantuan seluruh instansi yang terkait,” tambah Bro Yose.

Motobikerz melihat setiap langkah yang dilakukan panitia TT Isle of Belitung 201 demi mensukseskan acara yang baru pertama kali ada di negara Indonesia, dan mungkin saja gelaran ini adalah yang kedua setelah Isle of Man TT.

Seluruh rangkaian TT Isle of Belitung 2014 sesuai dengan jadwal dimulai dengan pelepasan di kota Tanjung Pandan sekaligus parade kota bersama bikers tuan rumah dari Belitung CBR Club. Pelepasan dilakukan oleh Bupati Belitung Sahani Saleh yang berlangsung di lokasi Seni Budaya Belitung atau persisnya di depan Hotel Grand Hatika (penginapan peserta).

Bendera Start TT Isle of Belitung 2014 dikibarkan oleh Bupati Belitung

Setelah itu peserta dengan pengawalan patwal menuju lokasi starting grid dengan jarak tempuh 35 km dari lokasi pelepasan tadi. Tak berlama-lama menunggu di starting grid, kemudian setiap peserta mulai dilepas mengikuti kegiatan warming up sebanyak satu putaran.

Setelah semua peserta sudah kembali ke starting grid, puncak acara TT Isle of Belitung 2014 pun dimulai. Urutan pertama adalah Bro Yose Ferdian. Kemudian perserta nomor dua dan seterusnya hingga peserta nomor 12. Suatu kehormatan Bendera start pun dikibarkan oleh Bupati Belitung Sahani Saleh menandakan Pemprov Belitung sangat antusias dengan event ini.

Satu persatu peserta menunggu giliran start sekitar 1.5 menit baru, kemudian langsung start tancap gas. Jarak tempuh TT Isle of Belitung 2014 sepanjang 29 KM, dan setiap peserta diberikan hanya 2 putaran.

Dari hasil akhir diperoleh catatan waktu antara 32 menit hingga 40 menit untuk 2 putaran tersebut. Disini para peserta TT Isle of Belitung menguji skill, sekaligus menguji emosi dirinya sendiri saat melewati jalan umum yang sepertinya milik sendiri. Wuih asyik bro.

Wajib Safety

Sementara itu dari segi keamanan, panitia  TT Isle of Belitung 2014 dibantu oleh petugas Kepolisian Belitung menutup setiap persimpangan jalan yang bakal dilewati selama 1.5 jam. Pada beberapa titik yang dianggap berbahaya diberikan bendera kuning, seperti jalan berpasir, jalan rusak, dan jangan menyempit.

Sebelumnya setiap peserta sudah mendapat pengarahan dari Race Director antara lain wajib mengikuti pengenalan trek, warming up lap, hingga persyaratan harus pakai full wearpack, sepatu balap, sarung tangan dan standar helm D ring.

Tak itu saja, bicara soal safety sangat penting mengingat TT Isle of Belitung 2014 menggunakan jalan umum, dan bahkan melewati beberapa rumah penduduk sehingga pesan-pesan safety selalu disampaikan.

Di trek TT saat melintas daerah pemukiman syarat kecepatan maksimum 120 km/jam, kemudian ada peringatan hati-hati di trek hutan karena banyak tikungan tajam, kemudian persyaratan jangan menyalip peserta lainnya dengan cara yang membahayakan ataupun di area yang berbahaya.

Closing Ceremony

Pada bagian penutup gelaran TT Isle of Belitung 2014 dilakukan disebuah tenda diatas lahan milik Belitung Highland Resort persis dibibir pantai yang sangat mempesona, Seluruh motor peserta yang berhasil finish diparkir di pasir putih dekat pantai.

Acara pengalungan bunga dan penyerahan trophy  TT Isle of Belitung 2014 dilakukan langsung oleh Bupati Belitung Sahani Saleh. Dalam sambutannya beliau mengatakan Belitung lagi giat-giatnya mempromosikan parawisata yang dimiliki Belitung dan kegiatan serupa TT Isle of Belitung 2014 diharapakan akan menjadi agenda tahunan di Belitung.

Mantap bro…

ALBUM FACEBOOK: Starting TT Isle of Belitung 2014 + Closing TT Isle of Belitung 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *