Motor adventure jadi trend, siapkan diri jadi seorang petualang

Saat ini sepeda motor terbaru dengan genre adventure mulai meramaikan pasar otomotif roda dua, seperti Kawasaki Versys X-250, Honda CFR250Rally dan juga sang dewa motor adventure Honda Africa Twin CRF1000L sudah dipasarkan. Kemungkinan besar masih ada lagi merek-merek lain yang akan diluncurkan pada tahun ini. Hal ini sangat tepat khususnya bagi mereka yang ingin menjadi seorang petualang menjelajah Indonesia?

Berdasarkan pengalaman Solo Rider Stephen Langitan (SL), yang sudah menjelajah beberapa pulau di Tanah Air, bahwa menggunakan sepeda motor bermesin 250cc adalah pilihan yang sangat tepat. Pasalnya tenaga mesin dengan kubikasi 250cc ini sudah sangat pas buat kondisi jalan antar propinsi maupun jalan antara kabupaten, maupun di jalan pedesaan yang sudah jauh lebih baik.

Singkat kata motor kelas 250cc tidak kelebihan tenaga dan tidak juga kekurangan tenaga di semua jalan yang ada di Indonesia (tidak masuk tol). Kalaupun masbro sudah punya motor 250cc keatas tentunya akan jauh lebih baik, bahkan motor ini sangat recommended dipakai turing ke luar negeri merasakan sensasi highway dengan speed 150 kmj hingga 200 kmj. Mungkin negara yang paling dekat untuk dituju adalah menjelajah ke Brunei lewat jalur Sarawak Malaysia, masuknya dari Kalimantan Barat melewati PLBN Aruk.

Nah, pertanyaan-nya adalah apakah motor adventure masbro sudah siap dipakai? Mau kemana tujuannya? Apakah masbro sudah siap jadi seorang petualang? Petualang jarak jauh? Mari kita tunggu keberanian masbro mengambil keputusan menjadi seorang petualang.

Sayang kan apabila sepeda motor adventure-nya hanya parkir dirumah, kemudian tiap minggu hanya dipakai sunmori, dan motornya belum pernah dipakai turing jarak jauh. Yang sering terlihat adalah, begitu ada event bike week diluar kota, kemudian motornya digendong naik truk, dan bikernya pun naik pesawat.

Mungkin tips dibawah ini bisa membantu masbro yang ingin mencoba touring jarak jauh. Apakah ikut dengan grup/tim atau seorang diri. Namun menurut pengalaman Solo Rider SL, akan sangat nyaman apabila peserta turing adventure dibatasi dalam jumlah yang sedikit, at least antara 2-5 biker. Kalaupun terpaksa menjalani Solo Rider (seorang diri) akan lebih baik lagi. Jadi lebih bebas dan leluasa.

Sebagai contoh katakanlah masbro akan menuju Pulau Sabang Nol Km, kira-kira apa saja yang perlu disiapkan sebelum berangkat. Tips dibawah ini mungkin berguna khususnya bagi mereka yang baru pertama kali menjalani pertualangan ataupun touring jarak jauh.

Menentukan Rute Perjalanan dan Jarak Tempuh

Langkah pertama adalah bangun impian dan kebernaian untuk menentukan sebuah rute perjalanan jarak jauh, masbro mau kemana tujuannnya dan lewat mana arahnya. Hitung dulu jarak KM yang akan ditempuh dan rutenya mau lewat kota apa saja.

Misalkan disini masbro mau ke Pulau Sabang Nol KM dari Jakarta. Untuk rutenya ada 3 pilihan, yaitu pesisir Timur, pesisir Barat dan jalur Tengah. Tentukan sendiri, apakah mau melewati atau lebih banyak di jalur gunung, jalan dipinggiran pantai ataupun kombinasi konbinasi keduanya.

Gunakan Google Map melaui PC Desk dan catat setiap jarak KM antara kotanya. Sebagai contoh rute perjalanan Touring Sabang Nol KM Sabang, dan hasilnya akan seperti tabel dibawah ini. Berangkat lewat jalur tengah, kemudian bergeser ke pesisir Barat (Aceh). Pulangnya dipilih jalur pesisir Timur, dari Aceh sampai Lampung.

Persiapan Motor

Motor harus dalam keadaan fit, diperiksa dan tune-up di bengkel. Setidaknya servis motor dilakukan dibengkel resmi ATPM, karena anda memerlukan jaminan jika ada ada sesuatu dalam perjalanan khususnya “engine trouble” maka anda dapat menuju bengkel resmi ATPM yang bisa ditemukan didaerah.

Jangan lupa mengatakan kepada pihak bengkel kalau pemeriksaan dan tune-up ini untuk keperluan mengikuti touring jarak jauh ke kota Sabang (misalnya). Anda harus jujur kepada bengkel mengenai tujuan dan rute perjalanan touring jauh yang dimaksud agar pihak bengkel mengatisipasi semua kebutuhan motor.

Juga, jangan lupa minta jaminan untuk semua parts yang tidak diganti, apa dan bagaimana, atau juga jaminan untuk parts yang sudah diganti apakah motor sudah layak menempuh jarak sekian KM sesuai dengan rencana perjalanan dan rute yang anda inginkan.

Semua saran dan masukan dari para mekanik bengkel selalu dipertimbangkan, karena hal ini semata hanya demi kebaikan dan suksesnya perjalanan touring jarak jauh yang diinginkan.

Biasanya bengkel resmi menggunakan produk standard (bukan modifikasi). Jika touring jarak jauh maka biasanya kondisi motor dibuat sebagai motor standard, yaitu memakai knalpot standard, bermesin standard, shock breaker standard, lampu dan kelistrikan juga harus dibuat standard.

Persiapan Perlengkapan Pendukung

Tidak lupa beberapa assesories motor juga harus dilengkapi seperti lampu kabut, klakson, braket box, pasang box utama, pasang box samping, windshield, engine guard dan lain-lain. Hndari menggunakan lampu strobo dan sirene, karena ini akan jadi masalah pada saat ada pemeriksaan polisi di jalan. Jangan lupa membawa SIM yang berlaku dan STNK (pastikan pajaknya sudah dibayar lunas). Surat jalan dari kepolosian tidak perlu.

Masbro pun harus mempersiapkan diri dengan segala perlengkapan lainnya untuk menunjang perjalanan touring jarak jauh ini agar bisa sukses, antara lain melengkapi set kunci-kunci atau tools motor (kunci pas dan kunci ring dengan semua nomor), obeng, tang, kabel tambahan, isolasi, ban dalam cadangan, bohlamp cadangan, busi cadangan, oli cadangan, tali kopling cadangan, tali gas cadangan, perlengkapan P3K, kain lap, senter, batu baterai, oli rantai (jika perlu), pisau/cutter.

Perlengkapan Pribadi

Bawa jaket touring, sarung tangan, sepatu boot, rompi, helm berkualitas, dan jaket hujan, Juga bawa celana dalam ganti, perlengkapan mandi, dan kalau anda pengguna kacamata minus maka jangan lupa bawa kacamata cadangan. Bawa alat jaring (net), tali penyangga, topi dan kupluk jika tujuan ke lokasi yang ber suhu dingin. Kalau perlu bawa sandal, dan celana pendek.

Alat komunikasi handphone, charger handphone, dan kamera jangan pernah dilupakan.

Jika perjalanan bersifat adventure touring, dimana anda memang belum pernah menuju ke lokasi tujuan atau tempat tersebut, mungkin lokasinya masuk dalam kawasan terpencil, atau jauh dari kota besar, maka anda perlu bawa perangkat outdoor/perangkat adventure antara lain pisau lipat, dan alat navigasi (GPS).

Peta/map bisa dibawa, bahkan jangan sampai rusak kena hujan, atau hilang selama perjalanan. Ketika anda ikut rombongan (group touring) selalu membiasakan diri bawa peta sendiri, pasalnya anda perlu mengetahui jarak perjalanan, serta kota-kota yang akan dilalui.

Mengumpulkan Informasi

Adalah penting untuk mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya sebelum berangkat, terutama cuaca, keadaan alam, adat-istiadat daerah, situasi terkini apa yang telah terjadi di wilayah yang akan dilewati. Ada banyak sumber-sumber informasi terbaru yaitu melalui media TV, majalah, surat kabar, intenet, dsb-nya.

Jangan malu bertanya kepada teman yang sudah pernah touring ke tujuan. Ini adalah cara yang paling mudah anda mendapatkan banyak informasi. Yang penting adalah anda jujur mengatakan kalau anda baru pertama kali ini ikut touring jarak jauh. Semua orang juga sudah mengalami proses yang sama dalam menjalani touring, yaitu dimulai dengan “pertama kali” touring.

Sangat dianjurkan untuk banyak membaca forum touring di website atau situs-situs internet karena disitu ada banyak pengalaman teman-teman yang sudah melewatinya, dan biasanya mereka akan menceritakan pengalamannya.

Memiliki Daftar Pustaka

Untuk perjalanan touring wisata, artinya anda mau menikmati keadaan alam dan geographi sebuah daerah, maka anda lebih dulu membaca beberapa artikel serta daftar pustaka untuk menambah informasi ke parawisata. Hal ini perlu ketika tiba di tujuan tersebut, maka anda tidak hanya bengong, tetapi sudah dibekali dengan informasi yang sudah di baca sebelumnya.

Milikilah buku-buku wisata suatu daerah. Bisa jadi, nantinya anda akan menjadi guide wisata buat teman-teman yang lain, padahal anda sendiri baru pertama kali datang ke daerah tersebut.

Kontak Person & Group WA/BBM

Tambahan lagi, anda harus memiliki nama kontak person, akan ;ebih bagus kontak person di setiap kota yang akan dilewati. Karena dengan nama kontak person tersebut, mereka akan sangat membantu seperti mencarikan penginapan, numpang nginap, petunjuk lokasi wisata, dan makanan favorit. Semua yang dibutuhkan masbro biasanya akan dibantu oleh teman-teman daerah, asalkan masbro sudah membuat janji lebih dulu.

Sebaiknya sejak awal membuat Group WA/BBM, disini masbro memasukkan nama-nama kontak person yang ada agar perjalanan dapat dimonitor. Grup ini akan sangat membantu, misalkan masbro sudah tiba di Merak, segera cari kontak person yang di Bandar Lampung, kemudian buat janji bertemu atau penjemputan (jika perlu).

Kemudian besoknya masbro akan menuju Lahat, segera cari kontak person di Lahat yang bisa dihubungi dan segera tambahkan kedalam grup. Lakukan hal yang sama saat disetiap perjalanan dan pasti masbro akan banyak memiliki teman baru, dan biasanya mereka siap membantu.

Anda juga perlu melengkapi beberapa nomor telepon penting antara lain Kantor Polisi. Intinya untuk jaga-jaga jika ada sesuatu hal penting sampai memerlukan bantuan polisi. Sebaiknya, sebelum keberangkatan buat dulu “Surat Jalan” dari Kantor Polisi Sektor sesuai dengan alamat domisili KTP. Jika keberangkatan dalam jumlah banyak, sebutkan juga nama para peserta sebagai anggotanya.

Technical Meeting dan Pre-Touring

Perjalanan touring jarak jauh dengan beberapa orang (group), sebaiknya rekan-rekan lain harus saling kenal. Seharusnya semua rekan yang akan ikut touring harus mengikuti Technical Meeting untuk membuat beberapa hal kesepakatan dan “Team Work”.

Semua peserta harus sama-sama melakukan koordinasi dan pembagian kerja, dan sebaiknya anda melalukan “Pre-Touring” atau touring pemanasan juga untuk saling mengenal lebih dekat diantara masing-masing peserta, antara lain “riding style” & “skill riding”. Anda harus bisa mengenali kebiasaan-kebiasaan dari masing-masing peserta tersebut, bahkan kebiasaan terburuknya.

Hal-hal yang “baik” haruslah diambil, dan sebaliknya untuk hal-hal yang “buruk” maka anda harus sampaikan dan minta koreksi. Misalkan, ada rekan yang punya kebiasaan start molor alias ngaret, tidak punya disiplin waktu, jam istirahat lebih dari pada biasanya, maka hal ini harus saya bicarakan dengan Tim.

Bersama Tim sama-sama membuat kesepakatan, namun, perihal waktu setidaknya masing-masing peserta haruslah bisa saling meng-kondisikan sesuai keadaan dan situasi dilapangan. Membangun “Team Work” dan kebersamaan, jangan hanya mementingkan diri sendiri (individualistis).

Keuangan dan Pembatalan

Sangat dimaklumi jika touring jarak jauh memerlukan biaya yang cukup tinggi. Siapkan anggaran dan perhitungan dengan seksama, jika diatas kertas tertulis rencana keuangan berkisar Rp.2 juta, maka anda harus mempersiapkan dana lebih.

Jangan main-main dalam hal keuangan! Jangan pernah berharap masbro mendapat bantuan keuangan dari teman! Jangan pula anda berharap akan dibayarin makan siang, atau penginapan gratis dibayarin teman. Jauhkan kebiasaan seperti pinjam uang dengan teman sendiri.

Biasanya ada 3 alasan pembatalan, yaitu karena masalah keuangan, waktu atau keluarga. Jika keuangan menjadi masalah, maka peserta akan mundur atau batal dengan berbagai alasan. Tetapi, jika alasannya waktu dan keluarga mungkin hal ini masih bisa dipertimbangkan lagi.

Jika ada rekan-rekan yang membatalkan ikut touring, maka anda harus “berjiwa besar”. Lagi pula jangan pernah kuatir, biasanya peserta yang sudah punya komitment kuat sejak awal, ia akan tetap ikut serta.

Resiko bubarnya grup touring bisa saja terjadi, tapi kembali kepada komitment anda sendiri. Bisa jadi pilihannya adalah solo-touring yang tentunya ini akan lebih seru dan menarik. Mudah-mudahan informasi dan sharing ini cukup membantu. Selamat sampai ditujuan bro..

Note: Jangan sampai dapat sindiran pedas dengan bunyi seperti ini:

“Perbanyak riding, tambahlah pengalaman. Jangan eksis di medsos aja” dari akun FB @Leopold Sudaryono.

 

One thought on “Motor adventure jadi trend, siapkan diri jadi seorang petualang

  1. tips2nya mantap banget nih Om..
    thanks for sharing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *