Rifat Sungkar Sebagai Juara Dua Grup FFA di IXOR 2016

photo-5

Setelah menjalani ajang Indonesia Open Championship X-Offroad Racing (IXOR) 2016 sebanyak lima putaran penuh, Rifat Sungkar selaku penggawa Pertamax Motorsport Speed Offroad Team berhasil mengukuhkan diri sebagai juara kedua grup Free for All (FFA) delapan silinder atau lebih dikenal sebagai kelas G5.

Hasil ini diperoleh Rifat setelah dirinya tetap tampil konsisten di hari kedua putaran akhir IXOR 2016 yang diselenggarakan di Sirkuit Citra Mitra City, Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada Minggu (27/11) kemarin.

Putaran terakhir yang berlangsung di bawah cuaca hujan ini juga sekaligus menjadi momen yang membanggakan bagi Rifat, karena bersamaan dengan ini pula, ia dan navigator M Redwan juga dinobatkan sebagai juara umum ketiga di ajang IXOR 2016.

Namun, gelar juara selama satu musim ini belum membuat Rifat puas begitu saja karena ada beberapa kendala yang dihadapinya di putaran terakhir kemarin sehingga membuat Rifat kehilangan poin-poin penting di putaran terakhir. Ia memberikan komentarnya terkait hasil yang diraih dengan mengatakan:

“Peta persaingan di putaran terakhir ini cukup fluktuatif, karena banyak kejadian yang tidak terduga. Beberapa contoh yaitu ketika mobil-mobil tergelincir serta ada juga yang mengalami kerusakan pada kendaraan. Selain itu, beberapa offroader pun mampu menyodok ke urutan-urutan teratas.”

Apa yang dikatakan Rifat sebenarnya mengacu pada kejadian yang dialaminya pada saat menjalani SS ketiga. Kala itu, Rifat yang berhadapan dengan H Samsudin sempat memimpin cukup jauh hingga pertengahan heat kedua, namun Rifat terpaksa harus tergelincir karena karakter lintasan yang tergolong licin di tikungan terakhir. Kendala ini menyebabkan Rifat kehilangan waktu yang cukup banyak dari H Samsudin. Pada akhirnya, gelar juara umum pun berhasil disabet oleh H Samsudin.

photo-1Terkait gelar juara umum yang berhasil diamankan oleh H Sam—sapaan akrab H Samsudin—Rifat tak lupa memberikan apresiasinya. Ia menuturkan, “Performa H Sam di tahun ini sangat bagus, karena sistem pelatihan dan improvisasi yang dilakukan beliau dan timnya bisa berjalan dengan lancar. Jadi memang H Sam layak mendapatkan gelar juara umum tahun ini.”

Meski begitu, Rifat juga menunjukkan prestasi baik di putaran terakhir kemarin. Ia mampu menjadi offroader tercepat yang meraih gelar fastest time yang ia raih kala menjalani SS kedua dan sukses menduduki peringkat keempat dalam klasemen kejuaraan umum putaran terakhir. Dalam menghadapi musim mendatang, Rifat turut menjelaskan mengenai rencana untuk mengoptimalkan kendaraan Mitsubishi Triton Racing miliknya.

“IXOR 2016 telah berakhir dan konsentrasi saya sekarang adalah terhadap mobil baru ini, terutama pada bagian suspensi yang hingga kini masih belum ditemukan kesempurnaan. Mobil ini lebih banyak floating dan wheel spint, sehingga belum ada sinkronisasi yang tepat sesuai perintah gas dan stir. Inilah yang akan Pertamax Motorsport Speed Offroad Team perbaiki untuk menyambut IXOR 2017 mendatang,” pungkas Rifat.

Sementara itu, di putaran terakhir IXOR 2016 ini, offroader andalan Pertamax Motorsport Offroad Team lainnya, Rizal Sungkar, mengalami kendala ketika melakoni SS kelima babak Champ of the Champ. Mobil Mitsubishi Pajero Sport yang digunakannya terkena problem pada bagian gear box. Namun raihan gemilang yang didapat Rizal bersama co-driver Anthony Sarwono di kelas G5.4 selama empat SS tetap membawanya menjadi juara ketiga di kelas tersebut.

Prestasi juga ditorehkan oleh penggawa ketiga Pertamax Motorsport Speed Offroad Team, Yedidiah Soerjosoemarno. Dalam perlombaan kemarin, Yedi dan navigator Echa yang mengggunakan Polaris UTV berhasil merebut posisi kedua kelas G1. Hasil ini lantas membawa mereka sebagai juara kedua dalam klasemen kejuaraan umum kelas G1 di IXOR musim kompetisi 2016.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *