Jalan-jalan Sore di Westminster dan Buckingham Palace London, UK

20150910_191022

Dari acara Royal Enfield di ajang pameran GAIKINDO lndonesia lnternational Auto Show (GllAS) 2015 pada Senin, 24 Agustus 2015, tak disangka kami StephenLangitan.com | MotoBikerz.com terpilih berangkat ke Inggris bersama rekan wartawan Antonius (Aant) dari media Tabloid Otomotif. Perjalanan kami pada tanggal 9 hingga 14 September 2015 kemarin dalam rangka meliput acara Royal Enfield di ajang Goodwood Revival Festival 2015.

Royal Enfield adalah sebuah merek sepeda motor asal Inggris yang telah dikenal sejak tahun 1901, dan pada tahun 1970 pabrikan Royal Enfield ini diteruskan oleh pengusaha asal India, sehingga sejak tahun 1970 pabrikan sudah berada di India. Uniknya, walaupun pabrikan sudah berpindah tempat ke India, tetapi hingga kini baik model dan desain motor Royal Enfield tetap dipertahankan seperti dahulu kala.

Nah, kehadiran StephenLangitan.com | MotoBikerz.com ke negara Inggris, bukan untuk melihat pabriknya yang di Inggris yang memang sudah tutup, tetapi ingin melihat acara festival “masa lalu” bagaimana populernya Royal Enfield yang sudah ngetop sejak duhulu kala. Untuk itu, perusahaan Royal Enfield mengajak sejumlah awak media international untuk melihat acara tahunan klasik, yaitu Goodwood Revival Festival 2015 yang berada di Chichester, atau berjarak 130 km dari pusat kota London.

Chichester is a cathedral city in West Sussex, in South-East England. It is the only city in West Sussex, and is its county town. It has a long history as a settlement from Roman times and was important in Anglo-Saxon times. Wikipedia

Sebelum sampai ke ke lokasi acara Goodwood Revival Festival 2015 pada Jumat – Sabtu – Minggu (11-13 September 2015) di kasawan Chichester tersebut, tentu saja menurut kami kehadiran media online StephenLangitan.com | MotoBikerz.com di Inggris merupakan suatu kunjungan yang sangat istimewa dan mungkin sangat langka bisa datang ke Inggris.

Kami menumpang Lufthansa Airlines via Kuala Lumpur dan Frankfurt pada Rabu malam 9/9/15. Tiba di Heathrow Terminal 2 Airport di London pada hari Kamis, 10/9/15 pukul 13.30, dan kami langsung membeli Local SIM Card untuk memudahkan komunikasi selama berada di Inggris. Dengan kartu lokal tersebut kami langsung dapat menghubungi supir taksi yang sudah menunggu. Tak berlama-lama di bandara, supir taksi langsung mengantarkan kami ke The Lodge Hotel, 52-54 Upper Richmond Road, Putney, SW15 2RN.

Jarak antara Heathrow Terminal Aiport sampai ke hotel ditempuh sekitar 1 jam, melewati kawasan pemukiman asri dan bersih. Cuaca pada siang hari itu terasa sangat cerah, dan saat kami melintas di sebuah anak sungai, kami melihat banyak warga Inggris yang sedang berjemur sambil duduk-duduk menikmati sinar matahari di halaman rumput.

Setibanya di hotel sekitar pukul 16.00, kami disambut oleh Person In Charge (PIC) Royal Enfield yang juga menyambut awak media lain dari beberapa negara. Setelah urusan check-in selesai dan kami sudah mendapatkan kamar, maka kamipun menyantap makan siang di hotel tersebut. Setelah “late lunch” tersebut, kampun langsung melakukan perjalanan pribadi yaitu jalan-jalan ke pusat kota London di Westmeinster.

Untung saja, hotel kami ini sangat dekat dengan stasiun East Putney. Hanya berjalan kami sekitar 10 menit, kami sudah tiba di stasiun KA listrik East Putney dan membeli tike melalui mesin otomatis. Setelah melihat peta rute railroad London, maka pilhan tujuan adalah Westminster dan biaya tiket per orang adalah 4.8 Pound. Tak lama kemudian kami segera menaiki KA listrik tersebut bersama warga Inggris yang beragam warna kulitnya, dan untuk mencapai Westminster kami harus melewati sekitar 8 stasiun baru tiba di underground Westminster.

Westminster is an area of central London within the City of Westminster on the north bank of the River Thames. Wikipediahttps://en.wikipedia.org/wiki/Westminster

Sekitar pukul 19.00 kurang kami tiba di Westminster yang berhadapan langsung dengan ikon kota London, yaitu Big Ben. Sedang asyiknya berfoto di Westminster Bridge dengan latar belakang London Eye, terdengar dentuman Big Ben menandakan pukul 19.00 dengan sinar matahari yang masih terang.

Setelah dirasakan cukup berada di sekitar Westminster Brigde, lalu kami berjalan kaki menuju Buckingham Palace yang jaraknya 10 menit dari Westminster melewati St. James Park. Ada apa di Buckingham Palace?

Buckingham Palace is the London residence and principal workplace of the monarchy of the United Kingdom. Located in the City of Westminster, the palace is often at the centre of state occasions and royal hospitality.Wikipedia

Setelah puas berada di Buckingham Palace, dan haripun sudah gelap maka kami kembali lagi berjalan kaki ke Westminster dengan maksud untuk terus pulang ke hotel. Wow.. udara malam semakin dingin, batuk dan rasa menggigil mulai terasa ditubuh.

Semula kami hanya mengenakan tshirt, ditambah lipatan shall dileher, dan inipun benar-benar tak cukup menahan dingin dan angin di London. Setibanya kami di salah satu kios di pojok Westminster Bridge yang menjual aneka ragam souvenir London, maka kami pun langsung membeli satu buah Jaket London seharga 25 Pound ditambah beberapa souvenir London yang lain berupa magnet tempelan kulkas (ambil 4 bayar 5 Pound).

Usai belanja souvenir London, kami pun segera bergegas menuju underground Westminster untuk selanjutnya menuju ke East Putney dan masuk kamar hotel. Namun sebelum itu kami lebih dulu membeli makanan buat santap malam di hotel berupa Sandwich seharga 2.5 Pound ditambah mineral water 1.2 Pound dan sebuah pisang seharga 0.5 cent.

Oh ya.. kurs 1 Pound = Rp. 22.000.- jadi silahkan dirupiahkan sendiri. Hehehe… 🙂

ALBUM FACEBOOK

 

One thought on “Jalan-jalan Sore di Westminster dan Buckingham Palace London, UK

  1. […] artikel ini, pada esok harinya Jumat, 11 September 2015 kami harus bangun pagi pukul 5.30 pasalnya panitia […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *