Lalu Lintas Jakarta semakin memburuk dan menjadi tidak karuan, akhirnya saya pun menjadi sadar betul bahwa sebenarnya waktu tempuh menuju kantor baik pergi atau pulang dengan bawa mobil pribadi semakin melorot.
Biasanya perjalanan saya pergi atau pulang kantor dengan mobil bisa 45 menit, tapi belakangan semakin hari melorot menjadi 1 jam, kemudian 1 jam 15 menit, kemudian 1 jam 30 menit dan akhir nya pun kadang-kadang tembus 2 jam.
Ada apa ini? Usut punya usut jalan di Jabodetabek ini memang tidak pernah berkembang. Malah belakangan ini jalan di kota Jakarta ini semakin sempit karena adanya jalur busway hampir disemua sudut Jakarta.
Kegiatan usaha/bisnis dan perkantoran pemerintahan semuanya terpusat di lokasi yang sama. Disini justru yang makin berkembang adalah jumlah penduduk, jumlah manusia, diikuti bertambahnya jumlah mobil dan jumlah motor. Suka atau tidak suka kehidupan Jabodetabek tetap harus dijalani. Secara jabatan mobil dinas telah disediakan oleh perusahaan tapi bagi saya yang lebih penting adalah “WAKTU”.
Beruntung saya menyukai sepeda motor sejak saya masih duduk sekolah di SMP dan SMA. Pada tahun 2004 saya memutuskan membeli motor sebagai solusi alternatif menggantikan mobil pribadi yang akhirnya lebih banyak diparkir dirumah. Saya pilih Honda Tiger 200cc warna hitam yang dibeli pada saat berkunjung ke Arena PRJ di Kemayoran. Motor ini saya pilih karena setahu saya motor ini memiliki ketangguhan untuk dipakai sebagai motor harian maupun motor touring.
Setelah berjalan 5-6 bulan saya melihat banyak motor Honda-Tiger yang berseliweran di Jakarta menggunakan stiker HTML dan stiker www.honda-tiger.or.id. Ketika itu timbul rasa penasaran, apakah ini sebuah klub atau organisasi apa? Namun setelah saya mempelajari dengan seksama, secara pribadi akhirnya pun saya memutuskan bergabung dengan HTML Honda Tiger Mailing List
Semula ingin punya motor sebagai solusi transportasi alternatif, tetapi seiring dengan perjalanan waktu maka motor itu pun telah membawa saya menuju berbagai tujuan wisata di nusantara ini. Tidak hanya itu saja, ada banyak hal baru yang terjadi dan tercipta dalam kehidupan saya di dunia permotoran ini antara lain mendapatkan banyak teman baru yang mungkin dalam jumlah ratusan hingga ribuan, informasi otomotif, safety riding, smart riding, radio komunikasi dan lain-lainnya.
Inilah foto saat motor masih baru di tahun 2004.

Related posts:










Hi, this is a comment.
To delete a comment, just log in and view the post's comments. There you will have the option to edit or delete them.
[...] Kutipan artikel: Back To Year 2004 [...]
[...] Kutipan artikel: Back To Year 2004 [...]